
Jemaah Haji Kloter KJT-48 Kuningan Tiba di Islamic Center, Tangis Haru Warnai Penyambutan Keluarga.
KUNINGAN - Ratusan keluarga memadati Masjid At-Taufiq Kuningan Islamic Center, Minggu (7/6/2026), untuk menyambut kepulangan jemaah haji Kloter KJT-48 Kabupaten Kuningan yang baru kembali dari Tanah Suci. Suasana haru tak terbendung saat para jemaah tiba dan bertemu kembali dengan keluarga setelah lebih dari satu bulan menjalankan ibadah haji.
Isak tangis bahagia dan pelukan hangat mewarnai penyambutan yang berlangsung di kawasan Islamic Center, Jalan Dr. Ir. Soekarno. Sejak siang hari, keluarga jemaah telah menunggu kedatangan orang tua, pasangan, maupun kerabat yang selama ini hanya bisa berkomunikasi melalui sambungan telepon dari Arab Saudi.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, unsur Forkopimda, Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, serta jajaran perangkat daerah hadir langsung menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima. Ia bersyukur seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik dan para jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, kami mengucapkan wilujeng sumping. Alhamdulillah Bapak dan Ibu telah menunaikan ibadah haji dan kembali dalam keadaan sehat. Semoga menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji, mulai dari panitia penyelenggara, petugas kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD), tenaga medis, hingga para pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang telah mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Indonesia.
Selain itu, Dian mengaku bangga atas sikap para jemaah asal Kuningan selama berada di Tanah Suci. Berdasarkan laporan pimpinan kloter, para jemaah menunjukkan kebersamaan, kepedulian, serta mampu menjaga nama baik daerah selama menjalankan ibadah.
Ia pun mengingatkan agar nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji tetap dijaga setelah kembali ke lingkungan masing-masing. Menurutnya, mempertahankan kemabruran haji merupakan tantangan yang harus diwujudkan melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ketua Kloter KJT-48 Kabupaten Kuningan, Nunung Nurhayati, melaporkan bahwa proses pemulangan berlangsung lancar. Dari total 445 jemaah dan petugas, sebanyak 444 orang kembali bersama rombongan dalam kondisi sehat.
Satu jemaah atas nama Nursih Sumiatsih Suryadi asal Desa Cikadu masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Jeddah setelah menjalani tindakan operasi. Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama pihak kloter mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhannya.
Kepulangan jemaah haji Kloter KJT-48 menjadi momen penuh syukur bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Selain menandai berakhirnya perjalanan ibadah di Tanah Suci, kepulangan tersebut juga menjadi awal bagi para haji dan hajjah untuk mengamalkan nilai-nilai kemabruran di tengah kehidupan bermasyarakat. (Red)