Top! PNM Cirebon Salurkan Beasiswa untuk 25 Anak Nasabah Mekaar, Dukung Pendidikan dari SD hingga Perguruan Tinggi

Top! PNM Cirebon Salurkan Beasiswa untuk 25 Anak Nasabah Mekaar, Dukung Pendidikan dari SD hingga Perguruan Tinggi.

CIREBON - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga prasejahtera melalui sektor pendidikan. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PNM menyalurkan bantuan beasiswa bagi anak-anak nasabah PNM Mekaar dalam kegiatan yang digelar di Kantor PNM Cabang Cirebon, Jalan Sunyaragi Desa Nomor 14, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu (27/6/2026).


Program beasiswa Batch 1 Tahun 2026 tersebut menyasar 25 anak nasabah PNM Mekaar yang berasal dari wilayah Cirebon dan Kuningan. Para penerima berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga perguruan tinggi. Salah satu penerima diketahui tengah menempuh pendidikan semester dua di salahsatu Universitas di Cirebon.

Kegiatan penyerahan beasiswa dihadiri Pemimpin PNM Cabang Cirebon Wina Rustiani, Manager Supporting PNM Cabang Cirebon Muhammad Alfarizki, serta Jasa Manajemen TJSL PNM Cabang Cirebon Yuyun Wahyudin.

Wina Rustiani menjelaskan, program beasiswa tersebut merupakan bagian dari upaya PNM dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia keluarga nasabah. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu instrumen penting untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

"Harapan kami tingkat pendidikan anak-anak nasabah meningkat, sehingga pada akhirnya dapat mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarganya," ujar Wina.

Ia mengungkapkan, proses seleksi penerima beasiswa dilakukan secara berjenjang dan melibatkan kantor pusat PNM. Awalnya, informasi program disampaikan kepada seluruh unit kerja PNM Cabang Cirebon. Selanjutnya, Kepala Unit Mekaar melakukan sosialisasi kepada nasabah yang memenuhi kriteria.

Kriteria tersebut antara lain memiliki kehadiran kelompok yang baik, disiplin dalam pembayaran angsuran, serta masih memiliki anak yang sedang menempuh pendidikan mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Nasabah kemudian melengkapi dokumen persyaratan untuk pengajuan beasiswa ini.

"Seluruh dokumen yang masuk kami kirimkan ke kantor pusat untuk diverifikasi. Penentuan penerima sepenuhnya dilakukan melalui proses verifikasi oleh kantor pusat," jelasnya.

Dari proses ini, pada tahap awal atau Batch 1 tersedia kuota beasiswa untuk 25 anak nasabah. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dengan nominal berbeda sesuai jenjang pendidikan. Untuk siswa SD hingga SMA, penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1,5 juta. Sementara mahasiswa program D3 maupun S1 menerima bantuan sebesar Rp7,5 juta.

Menariknya, para penerima beasiswa tidak hanya menunjukkan prestasi akademik yang baik. Sejumlah penerima juga memiliki prestasi non-akademik, termasuk salahsatunya adalah atlet yang mewakili Kabupaten Cirebon dalam berbagai ajang kompetisi antar daerah. Selain itu, terdapat pula penerima dari kalangan santri yang aktif menempuh pendidikan keagamaan.

Sebagai BUMN yang memiliki mandat khusus dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan, PNM selama ini dikenal melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Program tersebut menyediakan akses pembiayaan modal usaha bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro dengan sistem kelompok.  

Namun, menurut Wina, layanan PNM tidak berhenti pada pembiayaan semata. Nasabah juga memperoleh berbagai program pendampingan usaha, pelatihan pengembangan kapasitas, hingga akses program pemberdayaan sosial melalui TJSL.

Ia menambahkan, peningkatan ekonomi keluarga yang dihasilkan dari pengembangan usaha diharapkan berdampak langsung pada kualitas pendidikan dan pemenuhan kebutuhan anak, termasuk kebutuhan gizi.

"PNM tidak hanya memberikan pembiayaan. Kami juga mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pendampingan usaha dan berbagai program pemberdayaan. Dengan kondisi ekonomi yang lebih baik, orang tua memiliki kesempatan lebih besar untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan gizi anak-anaknya," kata Wina.

Melalui program beasiswa ini, PNM berharap manfaat pembiayaan dan pemberdayaan yang selama ini diberikan kepada nasabah Mekaar dapat dirasakan secara lebih luas, termasuk oleh generasi penerus keluarga nasabah yang tengah menempuh pendidikan dan berprestasi di berbagai bidang. (Bubud Sihabudin)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak