HUT ke-25 Demokrat di Pangandaran, Kuningan Hadir dalam Gerakan Langit Biru dan Aksi Sosial

HUT ke-25 Demokrat di Pangandaran, Kuningan Hadir dalam Gerakan Langit Biru dan Aksi Sosial.

PANGANDARAN - Peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Jawa Barat diisi dengan gerakan yang menyentuh langsung lingkungan dan masyarakat. DPD Partai Demokrat Jawa Barat menggelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri di Kabupaten Pangandaran, Jumat (28/8/2026), dengan melibatkan kader dari sejumlah DPC serta masyarakat umum.

Dari Kabupaten Kuningan, Ketua DPC Partai Demokrat Drs. H. Lili Suherli, M.Si., hadir bersama jajaran pengurus, termasuk Sekretaris DPC Demokrat Kuningan Jajang Nur’amin, serta anggota Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Kuningan, Hj. Reni Parlina, S.E., S.Y., Hj. Ikah Nurbarkah, S.E., dan Rudi Permana, S.E.

Rombongan Demokrat Kuningan bergabung dengan kader dari berbagai daerah, di antaranya DPC Demokrat Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, Pangandaran, Bekasi dan sejumlah DPC lainnya. Kehadiran lintas daerah ini membuat kegiatan di Pangandaran tidak hanya menjadi agenda lingkungan, tetapi juga ruang silaturahmi dan penguatan kebersamaan kader Demokrat Jawa Barat.

Dari jajaran DPD Demokrat Jawa Barat, kegiatan tersebut dipimpin H. Anton Sukartono Suratto bersama jajaran pengurus DPD. Anton, yang baru saja kembali terpilih sebagai Ketua DPD Demokrat Jawa Barat melalui Musda VI, turun langsung membuka dan mengikuti rangkaian Gerakan Langit Biru bersama para ketua DPC, termasuk Ketua DPC Demokrat Kuningan, Banjar dan Pangandaran. Musda VI sendiri diikuti ketua DPC dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. 

Gerakan Langit Biru tersebut merupakan bagian dari rangkaian menuju HUT ke-25 Demokrat yang mengusung aksi nyata lingkungan dan sosial. DPD Demokrat Jawa Barat sebelumnya telah menjadwalkan kegiatan ini sebagai puncak rangkaian di Pangandaran, dengan agenda penanaman pohon, bersih pantai, donor darah hingga pembagian sembako murah. 

Di Pangandaran, kegiatan lingkungan dilakukan di dua kawasan pantai. Salah satunya melalui penanaman kembali pohon kelapa di kawasan Pantai Pangandaran. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kembali karakter alami kawasan pesisir yang selama ini menjadi salah satu wajah penting pariwisata Jawa Barat.

Pohon kelapa bukan hanya memiliki nilai ekologis bagi kawasan pesisir, tetapi juga menjadi bagian dari lanskap yang melekat dengan identitas wisata pantai. Deretan pohon kelapa, hamparan pasir dan laut menjadi perpaduan visual yang memperkuat pengalaman wisatawan ketika berkunjung ke Pangandaran.

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Jawa Barat, Pangandaran memiliki modal alam yang kuat. Karena itu, menjaga vegetasi pesisir menjadi bagian dari upaya mempertahankan daya tarik wisata sekaligus memastikan kawasan tersebut tetap nyaman dan memiliki kualitas lingkungan yang baik untuk jangka panjang.

Ketua DPC Demokrat Kuningan Lili Suherli mengatakan, kegiatan penanaman pohon memiliki pesan penting terkait lingkungan. Menurutnya, pohon yang ditanam hari ini merupakan bagian dari investasi lingkungan yang manfaatnya akan dirasakan dalam waktu panjang.

“Kita datang ke Pangandaran bukan hanya untuk memperingati HUT partai. Ada kepedulian yang ingin kita wujudkan bersama. Menanam pohon ini sederhana, tetapi manfaatnya panjang. Pangandaran punya potensi wisata yang luar biasa dan alam seperti ini harus kita rawat bersama,” ujar Lili.

Menurutnya, keberadaan kader di tengah kegiatan lingkungan juga menunjukkan cara partai membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kerja yang dapat dilihat dan dirasakan secara langsung. Politik, kata dia, tidak selalu harus hadir dalam bentuk perdebatan atau agenda formal, tetapi juga melalui kepedulian terhadap ruang hidup masyarakat.

“Kalau lingkungan kita jaga, masyarakat juga yang akan menikmati manfaatnya. Apalagi Pangandaran ini bukan hanya milik masyarakat Pangandaran, tetapi menjadi salah satu kebanggaan Jawa Barat. Jadi sudah semestinya kita ikut merawat,” katanya.

Agenda berikutnya dilakukan di Pantai Batu Hiu melalui aksi bersih-bersih kawasan pantai. Kegiatan ini diarahkan untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan destinasi wisata alam tersebut.

Pantai Batu Hiu memiliki karakter alam yang khas dengan panorama Samudra Hindia, bentang pesisir dan kawasan perbukitan yang menjadi daya tarik wisata. Kebersihan menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kenyamanan wisatawan sekaligus mempertahankan kualitas pengalaman ketika menikmati panorama alam.

“Batu Hiu punya keindahan yang luar biasa dan terkenal. Yang kita lakukan hari ini bagaimana keindahan itu terus kita rawat dan tingkatkan. Pantai yang bersih, lingkungan yang terjaga, tentu akan semakin memberikan kenyamanan bagi wisatawan. Ini pekerjaan bersama,” tutur Lili.

Ketua DPD Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto sebelumnya mengatakan Gerakan Langit Biru merupakan gerakan gotong royong yang dilaksanakan setiap Jumat. Bentuk kegiatannya beragam, mulai dari membersihkan sungai dan pantai hingga penanaman pohon serta donor darah. Untuk tingkat Jawa Barat, kegiatan dipusatkan di Pangandaran dengan aksi bersih Pantai Batu Hiu dan kegiatan sosial lainnya. 

Kegiatan DPD  Demokrat Jawa Barat Tidak berhenti pada kegiatan lingkungan saja, kegiatan juga menghadirkan pasar murah sembako dan hasil bumi. Warga yang hadir terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Kehadiran pasar murah memberi ruang interaksi langsung antara kader Demokrat dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi melalui akses kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Rangkaian kegiatan kemudian dilengkapi donor darah yang diikuti kader Demokrat. Aksi kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari gerakan sosial yang menyertai agenda lingkungan. Dengan demikian, Gerakan Langit Biru di Pangandaran membawa beberapa pesan sekaligus, yaitu merawat alam, membantu masyarakat dan memperkuat kepedulian sosial.

Lili menilai keterlibatan DPC Demokrat Kuningan bersama jajaran struktur dan anggota legislatif menjadi bagian dari kebersamaan Demokrat Jawa Barat. Ia menyebut kader dari berbagai daerah datang dengan semangat yang sama untuk menyukseskan rangkaian HUT ke-25 Demokrat.

“Dari Kuningan kita hadir bersama struktur DPC, dan teman-teman Fraksi Demokrat. Kita bertemu dengan kader dari Kabupaten Kota lain se-Jaba,  Ini menunjukkan nilai-nilai kebersamaan,” ungkapnya.

Gerakan Langit Biru juga memiliki dimensi organisasi yang lebih luas. Selain menjadi rangkaian HUT ke-25, program ini merupakan tindak lanjut gerakan nasional Partai Demokrat yang diarahkan untuk menghidupkan aksi gotong royong dan kepedulian lingkungan di berbagai daerah. Secara nasional, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri telah digelar di berbagai kabupaten/kota dengan melibatkan kader, pemerintah daerah, komunitas dan masyarakat. (Bubud Sihabudin)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
mediatiga.com

Formulir Kontak