Komite Sekolah SDN 1 Ciawigebang Hadirkan Dukungan Nyata Wali Murid untuk Pendidikan

Komite Sekolah SDN 1 Ciawigebang Hadirkan Dukungan Nyata Wali Murid untuk Pendidikan.

KUNINGAN - Dukungan terhadap dunia pendidikan tidak selalu hadir dalam bentuk program besar. Kepedulian orang tua melalui hal-hal sederhana yang menyentuh langsung kebutuhan sekolah juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik.

Hal itu terlihat di SD Negeri 1 Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Melalui komite sekolah, para wali murid turut berkontribusi mendukung berbagai kebutuhan sekolah, termasuk melalui infak harian yang dihimpun dari wali murid untuk kemudian dimanfaatkan bagi kepentingan bersama.

Ketua Komite SD Negeri 1 Ciawigebang, Yudi Mohrodi, mengatakan salah satu hasil dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk seperangkat sound system. Fasilitas ini digunakan untuk menunjang berbagai kegiatan sekolah, mulai dari upacara setiap Senin, literasi Al-Qur'an, yasinan setiap Jumat, hingga kegiatan ekstrakurikuler pramuka.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan dari wali murid terhadap kegiatan sekolah. Infak harian yang dikumpulkan kita manfaatkan untuk sesuatu yang bisa digunakan bersama dan menunjang kegiatan anak-anak di sekolah,” ujar Yudi Mohrodi.

Dukungan wali murid tidak berhenti pada penyediaan fasilitas kegiatan. Mereka juga turut mengadakan petugas pengatur lalu lintas untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban peserta didik saat datang maupun pulang sekolah. Selain itu, terdapat petugas kebersihan toilet yang membantu menjaga fasilitas sanitasi sekolah tetap bersih dan nyaman digunakan.

Menurut Yudi, kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya keberadaan komite sekolah sebagai jembatan komunikasi antara pihak sekolah dengan orang tua. Komite dapat ikut melihat kebutuhan sekolah sekaligus mendorong keterlibatan wali murid sesuai kemampuan dan kesepakatan bersama.

“Komite sekolah harus bisa menjadi penghubung yang baik antara sekolah dengan orang tua. Ketika ada kebutuhan yang berkaitan dengan kenyamanan, keamanan dan kegiatan anak-anak, kami berusaha ikut membantu sesuai kemampuan bersama,” kata Yudi.

Keterlibatan orang tua seperti ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem pendidikan di Kabupaten Kuningan. Sebab, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga dipengaruhi lingkungan sekolah yang aman, bersih, tertib, serta dukungan keluarga terhadap berbagai program pendidikan.

Di tengah cita-cita Kuningan sebagai kabupaten pendidikan, kolaborasi sekolah, komite, orang tua, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan yang perlu terus dirawat. Dari kepedulian yang tumbuh di lingkungan sekolah, lahir dukungan nyata untuk menciptakan ruang pendidikan yang lebih baik bagi generasi penerus Kuningan. (Bubud Sihabudin)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
mediatiga.com

Formulir Kontak