Reses di Cigadung dan Jambar, H Rokhmat Ardiyan Salurkan 400 Sambungan Listrik Gratis dan Bawa Sederet Program Pusat untuk Kuningan

Reses di Cigadung dan Jambar, H Rokhmat Ardiyan Salurkan 400 Sambungan Listrik Gratis dan Bawa Sederet Program Pusat untuk Kuningan.

KUNINGAN - Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan, SE, MM, memanfaatkan masa reses dengan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menghadiri penyaluran Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Gedung Serbaguna Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cigugur, Kamis (30/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan berbagai program pemerintah pusat yang telah dan akan dikawal untuk Kabupaten Kuningan.

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, SH, M.Kn., jajaran pemerintah kecamatan dan Kelurahan Cigadung, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga penerima manfaat. Suasana berlangsung hangat karena selain dialog langsung dengan masyarakat, acara juga diselingi kuis dan pembagian paket sembako.

Program BPBL merupakan bantuan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupa pemasangan sambungan listrik baru secara gratis bagi rumah tangga tidak mampu. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi sekaligus mendorong pemerataan akses energi hingga ke masyarakat berpenghasilan rendah.

Lurah Cigadung, Bambang Supriyadi, M.Pd., memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan sejumlah usulan pembangunan. Ia berharap Alun-alun Cigadung dapat dikembangkan menjadi kawasan yang memiliki daya tarik sekaligus wahana edukasi yang representatif. Selain itu, pemberdayaan Karang Taruna dinilai perlu diperkuat agar mampu menjadi motor kegiatan sosial dan ekonomi di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan sekaligus Pelaksana Tugas Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan, Toto Tohari, menyebut H. Rokhmat Ardiyan merupakan anggota pembina DPC Gerindra sekaligus Wakil Ketua Dewan Penasehat DPC Gerindra Kabupaten Kuningan. Ia mengatakan berbagai aspirasi masyarakat Cigadung telah diperjuangkan Fraksi Gerindra, mulai dari pengembangan peternakan hingga rencana peningkatan infrastruktur jalan di kawasan permukiman.

Menanggapi usulan pengembangan Alun-alun Cigadung, Toto juga mendorong pemerintah kelurahan segera menyiapkan proposal. Menurutnya, Partai Gerindra memiliki program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dapat disinergikan untuk mendukung kawasan tersebut menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, SH, M.Kn., mengapresiasi pelaksanaan Program BPBL yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Menurutnya, akses listrik tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga membuka peluang produktivitas ekonomi keluarga.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan agar semakin banyak program pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat. Tuti juga optimistis revisi RTRW Kabupaten Kuningan akan segera disahkan sehingga mampu membuka peluang investasi baru, termasuk hadirnya sektor industri yang diproyeksikan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Dalam sambutannya, Rokhmat Ardiyan mengungkapkan Kelurahan Cigadung menjadi salah satu lokasi prioritas reses karena memiliki jumlah penduduk yang cukup besar, dengan lebih dari 7.000 jiwa dan sekitar 5.600 daftar pemilih. Menurutnya, aspirasi masyarakat di wilayah tersebut perlu mendapat perhatian serius agar dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program pemerintah pusat.

Rokhmat menyampaikan apresiasi kepada PLN yang terus mendukung pelaksanaan Program BPBL di Kabupaten Kuningan. Ia menjelaskan, hingga 2025 telah terealisasi sekitar 3.500 sambungan listrik gratis, sementara pada 2026 kembali dialokasikan sekitar 400 sambungan baru. Ia menegaskan seluruh proses pemasangan dilakukan tanpa dipungut biaya sepeser pun.

"Hari ini teman-teman media menyaksikan sendiri bahwa pemasangan listrik ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Ini program kasih sayang Bapak Presiden Prabowo agar seluruh masyarakat bisa menikmati listrik. Tidak ada diskriminasi, semua desa dan semua warga berhak mendapatkan akses listrik," ujar Rokhmat.

Menurut Rokhmat, pemerataan akses listrik merupakan bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setelah 80 tahun Indonesia merdeka, kata dia, seluruh warga sudah seharusnya menikmati layanan dasar yang layak, termasuk listrik sebagai penunjang aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Selain program kelistrikan, Rokhmat juga memaparkan sejumlah program yang berhasil diperjuangkannya untuk Kabupaten Kuningan. Di antaranya penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dukungan pembangunan infrastruktur jalan dari pemerintah pusat senilai sekitar Rp14,5 miliar, serta bantuan 100 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Ia menegaskan bantuan Rutilahu harus diterima masyarakat secara utuh tanpa potongan. Nilai bantuan sebesar Rp20 juta per unit, baik dalam bentuk material maupun kebutuhan pembangunan lainnya, wajib diterima sesuai ketentuan.

"Saya ingin menjadi pejabat yang jujur dan amanah. Mohon doanya agar kami bisa terus berbuat untuk masyarakat. Untuk bantuan Rutilahu tidak boleh ada potongan. Nilainya Rp20 juta harus diterima penuh oleh masyarakat penerima manfaat," tegasnya.

Rokhmat juga memperkenalkan berbagai program nasional, seperti Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis, yang menurutnya merupakan investasi jangka panjang pemerintah untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. Ia mengajak masyarakat segera melapor apabila masih ada anak putus sekolah, keluarga miskin ekstrem, maupun rumah yang belum tersambung listrik agar dapat difasilitasi mengikuti program pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Rokhmat turut mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Kuningan di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, khususnya atas upaya menekan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia berharap revisi RTRW segera disahkan sehingga investasi dapat masuk dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Kuningan.

"Saya digaji oleh rakyat, maka saya harus berbuat yang terbaik untuk rakyat. Mudah-mudahan dengan RTRW yang segera disahkan, investasi masuk ke Kuningan sehingga masyarakat tidak perlu lagi bekerja jauh ke Cirebon, Brebes atau Majalengka. Uangnya tidak habis untuk ongkos transportasi," katanya.

Menutup sambutannya, Rokhmat menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang dinilainya memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial. Ia berharap sinergi antara pemerintah, legislatif, dan media terus terjalin untuk mengawal pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

Usai kegiatan di Cigadung, H. Rokhmat Ardiyan bersama Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani melanjutkan agenda reses ke Desa Jambar. Pada kesempatan tersebut kembali disalurkan bantuan pemasangan listrik gratis bagi 49 kepala keluarga. Dalam dialog bersama warga, Kepala Desa Jambar, Jumhari, menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari dukungan penyelesaian jalan poros desa yang tertunda akibat refocusing Dana Desa, peningkatan akses menuju area pemakaman, penanganan persoalan sampah, hingga usulan lokasi fasilitas KDMP yang lebih strategis dan mudah dijangkau masyarakat. (Bubud Sihabudin)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
mediatiga.com

Formulir Kontak