![]() |
| Demokrat Kuningan Sambut Kembali Anton Suratto Pimpin Jabar, Konsolidasi Jadi Agenda Utama. |
KUNINGAN - Terpilihnya kembali H. Anton Sukartono Suratto, M.Si., sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat periode 2026–2031 mendapat sambutan dari jajaran DPC Partai Demokrat Kabupaten Kuningan. Kepemimpinan lima tahun ke depan dinilai menjadi fase penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menjaga tren positif elektabilitas Demokrat di Jawa Barat.
Anton Suratto kembali dipercaya memimpin Demokrat Jawa Barat melalui Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Partai Demokrat Jawa Barat yang berlangsung di Kota Bandung, Senin (24/8/2026). Ia terpilih secara aklamasi untuk melanjutkan kepemimpinan partai di tingkat provinsi.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kuningan, Drs. H. Lili Suherli, M.Si., mengatakan terpilihnya kembali Anton Suratto membawa tanggung jawab besar untuk menjaga soliditas organisasi dan memperkuat konsolidasi struktur partai di seluruh Jawa Barat.
Menurut Lili, tantangan Demokrat Jawa Barat ke depan bukan hanya mempertahankan kekuatan organisasi, tetapi juga menerjemahkan dukungan politik menjadi kerja nyata yang dirasakan masyarakat. Ia menilai capaian elektoral harus dibangun melalui kerja politik yang konsisten dan berkelanjutan.
Optimisme itu salah satunya merujuk pada hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis 29 Juli 2026. Dalam simulasi 20 nama dan lambang partai, Demokrat menempati posisi ketiga di Jawa Barat dengan elektabilitas 9 persen, di bawah Gerindra 26,6 persen dan Golkar 11,8 persen. Sementara PDIP berada di angka 7,9 persen dan PKS 7,5 persen.
Lili menyebut capaian tersebut tidak lahir dari satu faktor. Selain figur nasional seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ia melihat kerja jajaran DPD dan DPC Demokrat di Jawa Barat selama beberapa tahun terakhir turut menjadi bagian dari proses membangun kepercayaan publik.
Karena itu, menurut Lili, soliditas kader menjadi modal penting yang harus terus dipelihara. Ia menekankan perolehan dukungan politik tidak dibangun melalui gerakan sesaat, melainkan melalui kerja organisasi, konsistensi, serta pengabdian yang dilakukan secara berkesinambungan.
“Yang paling penting sekarang adalah menjaga soliditas dan kekompakan. Kemenangan bukan karena gerakan sesaat, tetapi karena kerja keras dan pengabdian bersama dalam rentang waktu yang panjang dan berkesinambungan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan, ukuran keberhasilan politik tidak selalu ditentukan oleh posisi pertama. Menurutnya, capaian di posisi kedua atau ketiga tetap dapat menjadi pijakan penting untuk melakukan evaluasi sekaligus memperbesar kerja politik di tengah masyarakat.
DPC Demokrat Kuningan, lanjut Lili, akan terus memperkuat koordinasi dengan DPD Demokrat Jawa Barat serta seluruh struktur partai. Konsolidasi organisasi akan berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kerja nyata dan kedekatan kader dengan masyarakat.
Dengan kembali terpilihnya Anton Suratto hingga 2031, Demokrat Kuningan berharap kepemimpinan di tingkat Jawa Barat mampu menjaga kekompakan internal sekaligus memperkuat konsolidasi kekuatan partai menghadapi dinamika politik lima tahun ke depan.
“Insya Allah Jawa Barat akan menuai hasil yang baik. Kami yakin capaian Demokrat Jawa Barat juga menjadi bagian penting dalam perjuangan Partai Demokrat secara nasional. Semoga seluruh kader tetap kompak, solid, dan terus bekerja untuk masyarakat,” pungkas Lili. (Bubud Sihabudin)

