
Warga Geresik Bertemu Toto Suharto, Pemdes Sampaikan Aspirasi ke Pemprov Jabar.
KUNINGAN - Pemerintah Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, menyampaikan sejumlah aspirasi pembangunan kepada Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil 13, Drs. H. Toto Suharto, S.Farm., Apt., dalam kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Balai Desa Geresik, Senin (5/10/2026).
Kepala Desa Geresik, Parman, mengatakan keterbatasan Dana Desa membuat sejumlah kebutuhan pembangunan belum dapat ditangani secara maksimal. Aspirasi yang disampaikan meliputi perbaikan irigasi, jalan usaha tani, jalan lingkungan, peningkatan akses jalan kabupaten, serta penguatan sumber daya manusia.
Menurut Parman, pengurangan Dana Desa turut memengaruhi rencana kegiatan yang telah disusun pemerintah desa. Karena itu, kebutuhan yang berada di luar kemampuan APBDes akan diusulkan melalui pemerintah kabupaten maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah akses dari kawasan Bendungan menuju Geresik serta sejumlah ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan. Pemdes berharap kebutuhan tersebut dapat mendapat perhatian melalui program pembangunan daerah.
Menanggapi aspirasi tersebut, Toto Suharto mengatakan setiap usulan pembangunan perlu dikawal sejak tahap perencanaan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Provinsi Jawa Barat.
“Ketika usulan desa sudah masuk ke SIPD dan diverifikasi Bappeda Provinsi, kami di Badan Anggaran memiliki dasar untuk mengawalnya hingga pembahasan APBD,” ujar Toto.
Ia meminta pemerintah desa memastikan seluruh usulan terdokumentasi dan mengikuti mekanisme perencanaan. Kebutuhan yang menjadi kewenangan kabupaten maupun provinsi, kata Toto, harus disampaikan melalui jalur pemerintahan sesuai kewenangannya.
Selain infrastruktur, Toto mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Koperasi diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi desa, termasuk dalam distribusi kebutuhan pokok, pupuk, gas, dan mendukung rantai pasok pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Desa Geresik sendiri memiliki sekitar 6.100 penduduk dengan DPT sekitar 4.100 orang. Toto memastikan aspirasi yang disampaikan akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah sesuai kewenangan masing-masing agar kebutuhan pembangunan Desa Geresik tetap memiliki jalur untuk diperjuangkan melalui anggaran daerah. (Bubud Sihabudin)